Sudah larut, dan saya tak kunjung terlelap...
Seminggu ini, rutinitas berubah...
Mungkin terlalu banyak yang berkecamuk..
Hingga sesak...
Namun, ketika mulai larut, semua perlahan keluar,
Hal-hal yang menyesakkan berebut untuk tumpah,
Terkadang berupa coretan, bisa berupa suara,
dan tak jarang berupa cairan....
Semua itu dinamakan gundah,
Gundah yang saya tuliskan, terkadang berupa suara yang terekam
(ini fakta lho, saya sangat suka membuat voice note di HP, dan
berbicara, monolog, it’s fun :p )
dan ketika saya bosan dengan itu semua, gundahpun tumpah
berwujudkan cairan hangat yang mengalir di ujung mata..
Tapi itu semua, terjadi hanya ketika sedang larut..
Larut karena malam, dan larut karena rasa...
Pertanyaan terbesar adalah,
gundah itu siapa? Kenapa pula harus larut?
Saya jawab perlahan yah...
Gundah itu ‘dia’
Penyebab pikiran berkecamuk, penyebab segala rasa,
penyebab perubahan..
Namun ini bukan salahnya, saya yang memasukkanya
ke dalam pikiran saya
tanpa seizinnya...
Dan segala rasa yang dia ciptakanpun, juga tanpa sengaja..
Satu yang pasti ‘dia’ adalah gundah itu sendiri....
Larut itu hening, membuat saya bebas melakukan apapun
Saya suka larut tersenyum,
semua terlaksana ketika sedang larut..
Larut karena malam,
dan larut karena ‘dia’ ada... disini ... dipikiran .. dan
Dihati...
Well, netx time kita akan bahas tentang ‘dia’....
Karena sudah terlalu larut, dan berhubung segala gundah
telah tumpah, saya mohon pamit..
pamit untuk tidur, namun, emm..
dia akan tetap ada, bukan dipikiran
atapun hati...
Tapi di mimpi...
(senyum-senyum)
Nite world..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar