Kamis, 07 Juli 2011

Kisah Lalu

Ini harusnya menjadi tahun ke-lima
kami bersama.
Andai kami cukup dewasa menjadikan
hubungan ini lebih bermakna, bukan
hanya cerita yang terbengkalai dan
harus dilupakan.
Tepat tanggal 7 juli adalah hari
jadi kami, dan kebetulan juga bersamaan dengan hari ulang tahunnya (ga kebetulan juga sih, emang disengaja... hehehe :p). Waktu itu, kami seperti layaknya remaja yang menggebu
dengan sejumput cinta.
Saya suka pria rebel, seperti dia.
Saya suka pria yang selalu bersikap ksatria
dalam kondisi apapun, seperti dia.
Saya suka pria yang tidak takut apapun,
seperti dia. Walaupun saya pernah mendengarnya menangis dan
bertingkah layaknya pria kecil dengan
popok dibalik celananya.
Oke cukup tentang dia...

Waktu itu saya pikir kami pasangan
yang ter-'cool' abad ini.
Kami terlalu cuek dengan segala
pandangan orang-orang diluar sana
yang men'judge' kami adalah pasangan
rebel tanpa aturan. Siapa yang peduli?
Dunia ya cuma ada kami. Susah, sedih,
miskin, melarat, kelaparan, nafsu,
cinta, dan segala hal menjadi satu.
Kita pernah menggambarkan gaya kita
seperti Radith dan Jani.
Tapi kami bahagia. Sangat bahagia
untuk menjadikan hubungan ini
terlihat normal.
Dan kenyataannya, kami sakit! Seperti
sakit jiwa.

Sampai pada akhirnya dia harus melanjutkan kuliah di Semarang,
berat buat kami menjalani hubungan jarak jauh..
Terlalu banyak kekhawatiran dan ketakutan..
Kami terlalu takut cinta kami di rebut orang dan tidak bisa mempertahankan ‘kita’...

Hidup kami penuh dengan
keterbatasan, aturan yang tidak
masuk akal, terlalu banyak
ketidakpatuhan, terlalu ingin memiliki,
terlalu ...hemm.. semua serba terlalu.

Lalu, kami semakin merasa
terkungkung. Masing-masing mulai
mencari celah agar bisa sedikit
bernafas.
Tapi, lambat laun celah itu membesar
dan akhirnya menghasilkan jarak.
Kami memang masih saling mencinta,
namun saya tak ingin memiliki.
Mungkin dia berfikir yang sama.
Kami sudah bertindak jauh dengan
menghasilkan ketidakbebasan.
Kami hanya perlu sedikit lebih bebas,
lepas dari kejengahan.
Dan apa yang kami takutkan selama ini terjadi,
Dia menemukan sosok yang baru,
wanita yang ditemuinya selama saya tidak ada di sampingnya.. hiksss..
dan smuanya membuat saya terlalu sakit dan terlalu rapuh mempertahankan kita..

Mungkin kami memang hanya perlu waktu empat tahun untuk membuktikan bahwa kami memang payah.
Pasangan terpayah. Buktinya, kami tak bisa
bertahan. Sulit untuk membuktikan
bahwa kami normal.
Ini hanya sekilas kisah lalu.

Happy 5th anniversary & happy birthday Dear...
Maaf kalau tahun ini kita tak bersama.
Mungkin yang lebih baik telah
menunggu kita, agar bisa lebih
bahagia.
Bahagia selalu yah walau bukan aku yang jadi alasan kamu bahagia..
Aku selalu cinta dan sayang kamu, dear..
bersemangaatt...


Keep Rockin' \m/

Senin, 04 Juli 2011

Entah...

Entah apa yang harus aku tulis..
Tapi rasa-rasanya hati ini ingin mengungkapkan sesuatu,
sesuatu yang seolah-olah ingin tumpah..
sudah sangat ingin.. namun entah...

Seperti yang aku rasakan sekarang, bingung, dilema dan entah..
Sesak rasanya..
Aku sendiri,
Aku kesepian,
Aku butuh kamu..
Tapi, kamu yang mana?
Kamu yang ini atau kamu yang itu?
Apa aku terlalu banyak minta..??

Ahhh... entahlah...

Aku tertawa, namun hatiku menangis,
Aku menari, namun sesungguhnya aku rapuh,
Aku tersenyum dan air mataku jatuh..

Kemana kita yang dulu?? kemana janji manis kita??
Haruskah kita lupakan itu semua??
Sedangkan aku di sini memperjuangkan kita..
Haruskah aku terus-terusan berpura-pura seolah-olah kita baik-baik saja? Sedangkan kita sedang sakit.. Haruskah aku membohongi hatiku? sedangkan melihatmu saja aku ingin menangis..

Ya Tuhaaaannnn...
Hhh... entahlah...

Aku ingin kamu kembali, kembali kepelukanku dan membuat kebahagian yang dulu pernah kita impikan..
Menari bersama dilantai dansa itu.. ingin melihat kamu tertawa karna melihat aku melakukan kebodohan.. atau Cuma sekedar diam dan dengarkan semua keluh kesahmu..
Aku merindukan kita yang dulu, sayang..
Tapi tolong kembalikan hati aku yang dulu, yang sebelum kamu hacurkan.. setelah itu kembali padaku..
Eh tunggu.. apa kamu merasakan apa yang sedang aku rasakan? Apakah kamu masih menginginkaku?? Atau.....???????

Ahh.. entahlah....

Tuhaaaaannnnn...
Aku tidak bisa berkata2 lagi..
Terlalu sakit hati ini, terlalu dalam luka yang dia beri, dan terlalu rindu hati ini padanya.. 
izinkan aku menciptakan pelangi bersamanya.. hanya itu, Tuhan.. hanya itu..

hhh...
skali lagi aku hanya bisa menghela nafas..
tak mampu berkata-kata.. 
bingung, dilema dan entah..

Sudahlah kalau dia tidak berubah biar aku saja yang berubah, semampu aku.. dan entah sampai kapan..








Selasa, 28 Juni 2011

Hujan

Mencari sesuatu yang membantu ketenangan hati...

Perempuan penyuka keindahan, ketenangan, dan cinta

Begitupun saya....
saya suka hujan
Hujan itu refleksi jiwa...Rintik-rintik, deras, badai..
Saya suka rangkaian hujan...

Mendung
mendung itu seperti sedih yang tertahan


terkadang terselip petir
seperti beberapa kejut amarah

namun kadang kala petir dapat membuat keindahan...
warna yang menyala dikala gelap...


lalu hujan turun rintik-rintik
seperti butiran air mata 
Saya sering menangis tertahan...
hingga dada sesak...namun itu tak pernah membuat saya lega..


Saya suka hujan deras, lebih apa adanya, lebih nyata, lebih terasa..
lebih nyata
seperti emosi yang meluap
 

Setelahnya, hujan mereda, dan kemudian saya bercinta dengan mereka...
lebih hangat dan merasa terlindungi (how i miss that moment)...
terdekap. sunyi. kadang berjalan berpayungan. canda tawa.di bawah hujan.
bercinta, mencinta ,dan dicinta oleh dan karena hujan



Hujan mengingatkan saya tentang kejadian waktu itu
Malam. sepi. hujan. dia. lirik. Joshua Radin dan brand new day.
Saya ingin pulang, namun tertahan.
Beberapa jam menunggu hujan reda..
Dilain keadaan (namun masih hujan), sembari menunggu, saya melakukan aktivitas yang membuat saya selalu 'high'...
Bercinta dengan kata-kata, untuk seseorang yang membuat saya suka, melayang, tersenyum, dan mencintai hujan.

Kami berbincang, dia terlihat senang, mungkin karena hujan...

atau karena Joshua Radin dan brand new day-nya?
mungkin keduanya,, (berharap 'mungkin karena saya')...
Saya ingin pulang, namun masih terus hujan..
Seketika dia berucap

“kenapa ga hujan2an aja neng
Kan ke rumah dekat
It would be fun
If i near u, bakal gue tarik main ujan2an”


Saya 'flying high', muka memerah, senyum melebar, dan langsung berangan.
Kalau saja dia ada didepan saya, maka pelukpun akan mendarat dengan hangatnya...
I'm so in love with you...
Sama seperti cinta saya terhadap hujan, bahkan lebih dari itu.
Ini mungkin gila,
Namun rasa ini nyata, deras. Seperti hujan...
Dia itu mendung, petir, rintik-rintik, dan hujan deras dari segala rasa yang saya punya.
Namun,  kali ini saya 'gurun' yang menanti hujan...
Ntah kapan dia datang, yang pasti selalu ada 'harap'...







Nite world...



Sabtu, 18 Juni 2011

Larut..

Astaga...

Sudah larut, dan saya tak kunjung terlelap...
Seminggu ini, rutinitas berubah...
Mungkin terlalu banyak yang berkecamuk..
Hingga sesak...

Namun, ketika mulai larut, semua perlahan keluar,
Hal-hal yang menyesakkan berebut untuk tumpah,
Terkadang berupa coretan, bisa berupa suara,
dan tak jarang berupa cairan....

Semua itu dinamakan gundah,
Gundah yang saya tuliskan, terkadang berupa suara yang terekam
(ini fakta lho, saya sangat suka membuat voice note di HP, dan
berbicara, monolog, it’s fun :p )
dan ketika saya bosan dengan itu semua, gundahpun tumpah
berwujudkan cairan hangat yang mengalir di ujung mata..
 
Tapi itu semua, terjadi hanya ketika sedang larut..
Larut karena malam, dan larut karena rasa...

Pertanyaan terbesar adalah,
gundah itu siapa? Kenapa pula harus larut?
Saya jawab perlahan yah...

Gundah itu ‘dia’
Penyebab pikiran berkecamuk, penyebab segala rasa,
penyebab perubahan..
Namun ini bukan salahnya, saya yang memasukkanya
ke dalam pikiran saya
tanpa seizinnya...
Dan segala rasa yang dia ciptakanpun,  juga tanpa sengaja..
Satu yang pasti ‘dia’ adalah gundah itu sendiri....

Larut itu hening, membuat saya bebas melakukan apapun
Saya suka larut tersenyum,
semua terlaksana ketika sedang larut..
Larut karena malam,
dan larut karena ‘dia’ ada... disini ... dipikiran .. dan
Dihati...

Well, netx time kita akan bahas tentang  ‘dia’....

Karena sudah terlalu larut, dan berhubung segala gundah
telah tumpah, saya mohon pamit..
pamit untuk tidur, namun, emm..
dia akan tetap ada, bukan dipikiran
atapun hati...
Tapi di mimpi...
(senyum-senyum)




Nite world..



Jumat, 10 Juni 2011

The Begining

Mungkin judul ini pas buat saya yang baru membuat sebuah blog (finally)...
Ntah ini harus dimulai darimana...
Ntah apa yang harus ditulis...
Ntah ide apa yang akan muncul...
But, hey ada banyak yang harus diungkapkan, ada banyak barisan kata yang harus dituliskan..
dan ini adalah AWALNYA...

Awalnya saya harus memperkenalkan diri..
Satu-satunya hal yang paling saya cintai dalam diri saya adalah bahwa saya memiliki nama yang ga pasaran.. hahahaha!!! LIZHA CHRISTIANI MAKAOMING... see? cari ke ujung dunia apakah ada manusia yang bernama sama?? hahahah *ngotot*
Filosofinya cukup jelas, Lizha itu adaptasi dari nama yang diidam-idamkan papa saya, Christiani karna saya adalah umat Nasrani, Makaoming adalah marga kebanggaan saya.. hahaha..
Saya perempuan biasa, punya tampang juga biasa, kelakuanpun super biasa, semua serba biasa...
Karena terlalu biasa, jadi saya berbeda dari yang lain.. hahahah..bingung?? hahahah.. sama kalo gitu..
eniveeeeeiiiii... sulit untuk mendeskripsikan diri saya, karena apa yang saya lihat (ttg diri saya) hanya refleksi dari cermin, hanya visualisasi dari sebuah gambar, intinya jika saya cuap-cuap tentang saya yang begini dan begitu sedangkan menurut kalian tidak...
Jadi lebih baik, kenali saya saja lewat blog ini, siapa tahu diri saya akan terdeskripsikan oleh sendirinya.. hehehe...

*nah, ini saya dengan rambut ikal berponi, tanpa make-up, mata sipit, pipi gembil dan senyum manyun.. hahahah.. Terlalu biasa bukan?? hahahah...


Awal yang cukup baik, mudah2an selebihnya blog ini akan menjadi biasa aja (lha?), gk perlu saya kasih tips, informasi, atau apapun... Karena tujuan saya buat blog ini hanya ingin mencari media baru untuk berkeluh kesah selain diary dan note di cellphone saya... hehehe...

*masih kaku aja deh, basi juga kenalannya kaya gini.. hahahah*

...and the story goes... artinya akan ada postingan2 selanjutnya, tapi jangan kaget kalau2 isinya hanya curhatan basi nan murahan..hahaha..

Salam Cantik!!!
*pret...